Pertimbangkan 5 Faktor Ini Ketika Memilih Asuransi Kesehatan

faktor memilih asuransi kesehatan
source: khn.org

Memilih produk asuransi kesehatan yang tepat tentu saja tidak bisa Anda lakukan dengan sembarangan. Anda perlu pertimbangkan berbagai faktor penting untuk memastikan bahwa polis asuransi kesehatan yang Anda dapatkan mampu memberikan proteksi yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan.

Dalam artikel ini, Anda bisa temukan apa saja faktor penting yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilih produk asuransi kesehatan. Selamat membaca!

Manfaat Perlindungan dari Asuransi Kesehatan

Salah satu hal pertama yang perlu Anda pastikan adalah manfaat perlindungan yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan. Mengingat banyaknya pilihan produk yang tersedia, Anda jelas perlu luangkan waktu untuk membandingkan masing-masing asuransi kesehatan.

Mulai dari membuat daftar apa saja perlindungan yang Anda butuhkan. Kemudian, bandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh produk asuransi tersebut. 

Selain itu, pertimbangkan pula fitur-fitur tambahan yang dapat menambah tingkat perlindungan asuransi sesuai preferensi Anda.

Opsi Custom Fitur Perlindungan

Meskipun tidak wajib, faktor yang satu ini tetap kayak untuk Anda lirik. Dengan adanya opsi untuk meng-custom fitur-fitur perlindungan asuransi kesehatan, Anda pun bisa memilih cakupan perlindungan yang memang sesuai kebutuhan. Opsi ini biasanya tersedia dalam bentuk add-on.

Besaran Premi Asuransi

Tentu saja, tak perlu dipungkiri lagi bahwa premi adalah salah satu faktor penting. Pasalnya, pilihan asuransi kesehatan Anda juga harus sesuai dengan kemampuan finansial untuk membayar premi secara rutin dan tepat waktu. 

Tanpa membayar premi, tentu saja perlindungan asuransi kesehatan Anda tidak akan aktif dan tidak bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Ketika Anda membandingkan manfaat perlindungan, bandingkan pula besaran preminya. Pilih yang preminya masih sesuai kemampuan finansial Anda dengan cakupan manfaat perlindungan yang komprehensif dan sesuai kebutuhan.

Klausus Co-payment dalam Polis

Cermati pula klausul perihal co-payment di dalam produk asuransi yang tengah Anda pertimbangkan. Co-payment mengacu pada berapa nominal yang perlu Anda bayarkan sendiri ketika Anda melakukan klaim. 

Sebagai contoh, co-payment sebesar 15% berarti 15% dari nominal klaim asuransi akan dibayar dari dana Anda sendiri.

Beda perusahaan asuransi, beda pula ketentuannya perihal co-payment. Biasanya, klausul co-payment berlaku ketika tertanggung berusia di atas 61 tahun saat membeli polis asuransi atau jika tertanggung memiliki kondisi medis tertentu.

Masa Tunggu

Waiting period atau masa tunggu dalam asuransi adalah masa di mana perlindungan asuransi belum aktif. Jadi, perlindungan asuransi akan aktif setelah masa tunggu tersebut sudah dilewati. 

Durasi masa tunggu ditentukan oleh berbagai faktor, baik itu kebijakan dari perusahaan asuransi itu sendiri maupun jenis kondisi medis yang sudah dijelaskan di dalam polis.

Dan di dalam asuransi kesehatan, masa tunggu pasti selalu ada sehingga tidak bisa Anda hindari. Maka dari itu, selalu pastikan sejak awal dengan pihak agen asuransi perihal masa tunggunya juga dengan jelas dan lengkap.